Top
62-811-9696-9166 - Raya
news

Ragam Upaya Mengungkap Pengakuan 2 PMI Dipaksa Layani 450 Pria

07 May 2026 - oleh : KarirJepang.id


Ragam Upaya Mengungkap Pengakuan 2 PMI Dipaksa Layani 450 Pria

Kasus dua pekerja migran Indonesia (PMI) yang mengaku menjadi korban prostitusi dan perdagangan manusia di Arab Saudi masih buram. Sampai sekarang, identitas dua PMI yang disebut berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB) itu belum diketahui. Sebelum, pengakuan mereka dipaksa majikan melayani 450 pria dalam sebulan viral di media sosial (medsos).


Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi NTB, Ponco Indriyo, mengungkapkan sudah melakukan sejumlah upaya mengungkap kasus itu. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari tahu identitas kedua PMI.


BP3Mi sampai sekarang belum menerima aduan dari keluarga dua PMI yang mengaku dipaksa melayani 15 pria hidung belang oleh majikannya di Arab Saudi itu.


"Sampai hari ini, kami belum ada menerima pengaduan dari pihak keluarga. Biasanya kan yang sembunyi-sembunyi pasti ada info dari keluarga. Tapi ini belum ada," kata Ponco dihubungi detikBali, Rabu (6/5/2026).


Identitas Masih Ditelusuri


Ponco mengatakan BP3MI terus menelusuri identitas kedua PMI yang disebut-sebut berasal dari Bumi Gora tersebut. Penelusuran dilakukan setelah video pengakuan keduanya viral di media sosial Instagram.


"Ya sampai sekarang kami menelusuri yang bersangkutan. Kami juga sudah mencoba mention yang mengambil video tapi tidak ada respons," ujar Ponco.


Menurutnya, sejumlah akun yang menyebarkan video itu juga belum bisa memberikan informasi pasti terkait identitas kedua perempuan tersebut.


"Jadi kami belum bisa dikatakan benar dan tidak. Apakah keduanya dari NTB atau tidak," tukas Ponco.


Koordinasi dengan KBRI dan Kemenlu


BP3MI NTB saat ini berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Kementerian Luar Negeri untuk memastikan keberadaan kedua PMI tersebut.


Namun hingga kini, belum ada informasi valid yang berhasil dihimpun. "KBRI dan Kemenlu juga masih menelusuri. Kami masih terus berkomunikasi dengan KBRI dan Kemenlu di Jakarta. Kalau sudah ada info itu, tindak lanjut terkait alamat mereka nanti kita kabari," ujarnya.


Meski identitas belum dipastikan, Ponco menyampaikan empati terhadap kondisi yang dialami kedua perempuan tersebut.


"Kita empati sekali ya. Semoga baik-baik saja," tandasnya.


Sebelumnya, dua PMI diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Arab Saudi. Keduanya mengaku dijual untuk kegiatan prostitusi.


Dari video pengakuan yang beredar di media sosial, mereka mengaku harus melayani hingga 450 pria hidung belang dalam sebulan.


Video tersebut diunggah akun @bisikanneti di Instagram pada Rabu (29/4/2025) dan kembali viral.


"Jadi dalam sebulan harus layani 450 pria. Kalau nggak sampai target nggak dapat gaji," kata wanita itu dengan nada ketakutan, dilihat detikBali dari video yang viral, Senin (4/5/2026).


Dalam pengakuannya, korban menyebut berangkat ke Arab Saudi setelah diiming-imingi pekerjaan oleh seorang pekerja lapangan berinisial N, perempuan. Setibanya di Arab Saudi, keduanya bertemu dengan perempuan berinisial Z.


"Jadi N ini iming-iming di WA untuk kerja di Arab Saudi. Tapi ketemu dengan Z. Di sana kami disekap untuk melayani pria. Tapi kami bisa kabur saat belanja ke salah satu mal," kata wanita tersebut seperti dalam video yang dilihat detikBali.






Sumber;

https://www.detik.com/

map
KarirJepang blog

other_news

blog

Kuil di Kyoto Larang Pengunjung Mengenak...

Pengunjung kuil berusia 600 tahun dilarang mengenakan pakaian tradisional menyusul masalah yang dise...

blog

Japan Railways Mengumumkan Tiket Kereta ...

Cara yang bagus untuk menjelajahi rute-rute tersembunyi di Jepang pada musim gugur ini.Anda dapat be...

blog

Pria Asal Indonesia Bekerja di Kapal Pen...

ECHIZEN, Fukui -- Seorang pria Asal Indonesia berusia 19 tahun sedang bekerja keras di kapal penangk...

blog

Survei: 35% Anak Muda Lajang di Jepang M...

Tiga puluh lima persen anak muda yang belum menikah (未婚, mikon) di Jepang mengatakan mereka tida...

blog

Pembukaan Tempat Baru! OSAKE dan WORLD O...

Senang rasanya melihat Tokyo kembali hidup dan rasanya hampir seperti kita kembali normal dengan ban...

blog

Apakah Izin Tinggal Tetap di Jepang Masi...

Selama bertahun-tahun, Izin Tinggal Tetap di Jepang atau Permanent Residency (永住権, eijuuken / ...

map
KarirJepang.id

our_partners