Top
62-811-9696-9166 - Raya
news

BP3MI: 127 pekerja migran NTT meninggal di luar negeri selama 2025

08 Jan 2026 - oleh : KarirJepang.id


BP3MI: 127 pekerja migran NTT meninggal di luar negeri selama 2025

Kupang, NTT (ANTARA) - Balai Pelayanan Pelindungan dan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat sebanyak 127 pekerja migran asal daerah itu meninggal di luar negeri sepanjang 2025.


“Dari 127 pekerja migran NTT yang meninggal, 120 orang berstatus non prosedural dan hanya tujuh orang yang berangkat secara prosedural,” kata Kepala BP3MI NTT Suratmi Hamida di Kupang, Rabu.


Ia menyebutkan para pekerja migran yang meninggal terdiri dari 107 laki-laki dan 20 perempuan. Semua pemulangan jenazah difasilitasi oleh BP3MI NTT.


Ia menjelaskan pada 2022 tercatat 106 pekerja migran NTT yang meninggal, meningkat menjadi 151 pada 2023, dan menurun menjadi 125 orang pada 2024, yang sebagian besar berangkat secara ilegal.


Ia menambahkan bahwa hingga Rabu (7/1), telah tercatat dua jenazah PMI NTT yang telah dipulangkan sejak awal tahun 2026.


Suratmi menegaskan BP3MI tidak melarang masyarakat bekerja di luar negeri, namun penting memperhatikan perlindungan, akses informasi yang benar, serta kewaspadaan terhadap pihak-pihak yang dapat menjerumuskan pekerja pada penempatan ilegal maupun tindak pidana perdagangan orang (TPPO).


“Jika kita berangkat secara legal, hak-hak pekerja lebih terjamin. Minimal, keluarga yang ditinggalkan tidak hanya menerima peti jenazah, tetapi juga memperoleh hak-hak yang seharusnya diterima pekerja,” ujarnya.


Ia mengatakan kepastian hukum juga lebih terjamin bagi pekerja yang legal, karena dalam banyak kasus penanganan hukum tidak bisa berjalan pekerja berangkat secara ilegal.


Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa data penempatan PMI asal NTT yang tercatat pada SISKOP2MI sepanjang 2025 sebanyak 4.163 orang. Adapun jumlah penempatan yang dilayani BP3MI NTT mencapai 2.226 orang atau 114 persen melampaui target penempatan 2025 sejumlah 1.1960 orang.


Tercatat tiga negara penempatan dengan jumlah tertinggi, yaitu Malaysia sebanyak 2.013 orang, Singapura 130 orang, dan Brunei Darussalam 25 orang.





Sumber;

https://www.antaranews.com/

map
KarirJepang blog

other_news

blog

Kuil di Kyoto Larang Pengunjung Mengenak...

Pengunjung kuil berusia 600 tahun dilarang mengenakan pakaian tradisional menyusul masalah yang dise...

blog

Japan Railways Mengumumkan Tiket Kereta ...

Cara yang bagus untuk menjelajahi rute-rute tersembunyi di Jepang pada musim gugur ini.Anda dapat be...

blog

Pria Asal Indonesia Bekerja di Kapal Pen...

ECHIZEN, Fukui -- Seorang pria Asal Indonesia berusia 19 tahun sedang bekerja keras di kapal penangk...

blog

Survei: 35% Anak Muda Lajang di Jepang M...

Tiga puluh lima persen anak muda yang belum menikah (未婚, mikon) di Jepang mengatakan mereka tida...

blog

Pembukaan Tempat Baru! OSAKE dan WORLD O...

Senang rasanya melihat Tokyo kembali hidup dan rasanya hampir seperti kita kembali normal dengan ban...

blog

Apakah Izin Tinggal Tetap di Jepang Masi...

Selama bertahun-tahun, Izin Tinggal Tetap di Jepang atau Permanent Residency (永住権, eijuuken / ...

map
KarirJepang.id

our_partners