Top
62-811-9696-9166 - Raya
news

Siap-siap, Wisata Belanja di Jepang Bakal Kena Pajak

26 Oct 2026 - oleh : KarirJepang.id


Siap-siap, Wisata Belanja di Jepang Bakal Kena Pajak

Tokyo - Wisata belanja Jepang akan mengubah sistem bebas bea untuk turis mulai 1 November 2026. Turis mesti tahu ini.

Sebelumnya, turis yang belanja di Jepang dapat langsung membeli barang tanpa membayar pajak konsumsi di toko tertentu. Kini mereka harus membayar pajak terlebih dahulu dan mengajukan pengembalian dana saat meninggalkan Jepang, seperti dilaporkan Jiji Press pada Minggu (25/10/2026).


Perubahan ini bertujuan mencegah penyalahgunaan fasilitas bebas pajak, terutama oleh pihak yang membeli barang untuk dijual kembali di Jepang. Pajak konsumsi standar Jepang sebesar 10 persen untuk sebagian besar barang akan dikembalikan kepada wisatawan yang memenuhi persyaratan.


Untuk memperoleh pengembalian dana, turis wajib menunjukkan barang belanjaan kepada petugas bea cukai sebelum keberangkatan. Pemeriksaan dilakukan berdasarkan setiap transaksi. Jika tidak dapat menunjukkan barang apa pun dari suatu transaksi, wisatawan berisiko kehilangan hak pengembalian pajak untuk seluruh pembelian tersebut.


Prosedur baru ini berpotensi menambah waktu pemeriksaan di bandara, terutama saat musim liburan. Wisatawan yang berangkat dari bandara utama seperti Narita, Haneda, dan Kansai dapat memanfaatkan fasilitas daring untuk mempersiapkan sebagian prosedur, tetapi pemeriksaan fisik barang tetap dapat diwajibkan.


Turis juga perlu memperhatikan barang yang dimasukkan ke bagasi terdaftar. Pemeriksaan bea cukai harus diselesaikan sebelum bagasi diserahkan atau sesuai arahan petugas, karena bagasi yang sudah didaftarkan umumnya tidak dapat diambil kembali dengan mudah.


Meski demikian, wisatawan tetap bisa menikmati fasilitas pengembalian pajak selama memenuhi ketentuan. Batas minimum pembelian yang memenuhi syarat adalah Yen 5.000 (Rp 576 ribuan) sebelum pajak per toko per hari.


Pemerintah juga menghapus pemisahan kategori barang umum dan barang habis pakai serta kewajiban kemasan khusus untuk barang habis pakai.


Dengan sistem baru ini, wisatawan disarankan menyimpan struk, menyiapkan paspor, memastikan barang belanjaan mudah diperiksa, dan datang lebih awal ke bandara. Langkah tersebut penting agar proses pengembalian pajak berjalan lancar tanpa mengganggu jadwal penerbangan.


Sumber: Travel.detik.com

map
KarirJepang blog

other_news

blog

Kuil Terkenal di Kyoto Memiliki Pesan un...

Fushimi Inari Taisha meminta pengunjung untuk menunjukkan rasa hormat setelah video tarian yang dire...

blog

Jepang Bersiap Hadapi Hujan Lebat dan An...

TOKYO — Sebuah topan (台風, taifuu) besar bergerak menuju pantai Pasifik Jepang timur pada hari ...

blog

Hampir Separuh Warga Lansia di Jepang Be...

Kesenjangan Kebiasaan Berjalan KakiBerjalan kaki (ウォーキング, wookingu / 歩行, hokou) seri...

blog

FamilyMart Merilis Koleksi Kaus Kaki Bar...

Lini kaus kaki (靴下, kutsushita) terbaru dari FamilyMart (ファミリーマート, Famiiriimaato...

blog

Robot Tempat Sampah Berkeliling di Stasi...

Meskipun Jepang sangat identik dengan kenyamanan dan semangat keramahtamahan (おもてなし, omote...

blog

Jepang Mempertimbangkan Sektor Keamanan ...

Badan Kepolisian Nasional Jepang (警察庁, Keisatsuchou) mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka a...

map
KarirJepang.id

our_partners