Robot Tempat Sampah Berkeliling di Stasiun Shinjuku Selesaikan Masalah Pembuangan Sampah
11 Sep 2026 - oleh : KarirJepang.id
11 Sep 2026 - oleh : KarirJepang.id
Meskipun Jepang sangat identik dengan kenyamanan dan semangat keramahtamahan (おもてなし, omotenashi), satu hal yang terus membingungkan pengunjung di Jepang adalah kurangnya tempat sampah (ゴミ箱, gomibako). Hal ini bisa sangat membuat frustrasi saat Anda bepergian dan menikmati pemandangan, karena satu sampah bisa cepat menumpuk ketika Anda tidak punya cara untuk membuangnya dengan benar.
Ini adalah masalah yang telah lama memengaruhi turis saat mereka makan dan minum di berbagai lingkungan yang berbeda, tetapi sekarang East Japan Railway / JR East (JR東日本, JR Higashi-Nihon) datang menyelamatkan dengan solusi unik ala Jepang yang tidak hanya memecahkan masalah tersebut, tetapi juga menyenangkan untuk digunakan.
Jawabannya datang dalam bentuk tempat sampah yang mendatangi Anda. Meskipun terdengar gila, itulah yang sebenarnya diusulkan oleh perusahaan tersebut, karena mereka benar-benar akan meluncurkan beberapa robot (ロボット, robotto) tempat sampah keliling di dalam Stasiun Shinjuku (新宿駅, Shinjuku eki).
Setiap robot didesain agar terlihat seperti kereta api (電車, densha), dengan mata lebar di bagian depan untuk menarik perhatian orang yang lewat, dan sentuhan kecil karakter beruang Stasiun JR Shinjuku, Shinjukuma (シンジュクマ), pada bungkus luar bodi robot tersebut.

Robot ini akan secara otomatis berkeliling di concourse (area pejalan kaki) bawah tanah di lantai basement pertama (地下1階, chika ikkai) – di dalam gerbang tiket (改札口, kaisatsuguchi) Timur, Barat, Tengah Timur, dan Tengah Barat – dengan bukaan di sisi-sisinya agar orang-orang dapat membuang sampah saat robot itu lewat.
▼ Rute melingkar.

Robot itu sendiri adalah robot pengiriman otonom yang mampu melakukan perjalanan baik di dalam maupun di luar ruangan, yang dikembangkan oleh perusahaan AS Cartken dan dioperasikan oleh Melco Mobility Solutions serta Mitsubishi Electric (三菱電機, Mitsubishi Denki).
JR East mengatakan bahwa uji coba (実証実験, jisshou jikken) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan di stasiun sekaligus membuat pekerjaan pembersihan menjadi lebih efisien, namun pertanyaan yang lebih besar yang sedang diatasi adalah apakah sebuah robot benar-benar dapat menavigasi kerumunan orang di dalam Stasiun Shinjuku, yang sering disamakan dengan ruang bawah tanah (dungeon) dalam video game karena tata letaknya yang luas dan seperti labirin (迷宮, meikyuu).
Uji coba ini akan menguji seberapa aman robot dapat berjalan menggunakan sensor dan teknologi onboard lainnya, serta masalah apa saja yang timbul ketika stasiun menjadi padat (混雑, konzatsu). JR East juga akan melihat apakah robot tersebut memengaruhi pergerakan penumpang yang melewati concourse dan seberapa siap orang-orang menerima ide adanya robot tempat sampah keliling yang beroperasi di dalam stasiun.

Stasiun Shinjuku dikenal sebagai stasiun kereta api tersibuk di dunia, jadi JR East langsung mengambil tantangan besar dengan menguji coba robot ini dalam kondisi yang paling padat. Jika robot tersebut mendapatkan lampu hijau setelah menavigasi lingkungan seperti ini, kita mungkin akan melihat lebih banyak karakter kecil ini berkeliaran di stasiun-stasiun lain di Jepang di masa depan.
Untuk saat ini, uji coba dijadwalkan berlangsung pada hari kerja (平日, heijitsu) antara pukul 10 pagi dan 5 sore, dari tanggal 8 September hingga 20 November di concourse lantai basement pertama Stasiun Shinjuku. Jadi, jika Anda memiliki rencana yang mengharuskan Anda melewati stasiun tersebut selama perjalanan Anda, mungkin ada baiknya menahan sampah Anda dengan harapan bisa bertemu dengan robot ini.
Sumber;
https://soranews24.com/