Top
62-811-9696-9166 - Raya
news

Gubernur Miyagi Batalkan Rencana Pembangunan Pemakaman Khusus Muslim Setelah Menuai Penolakan

22 Sep 2025 - oleh : KarirJepang.id


Gubernur Miyagi Batalkan Rencana Pembangunan Pemakaman Khusus Muslim Setelah Menuai Penolakan

Gubernur Prefektur Miyagi, Yoshihiro Murai, pada Kamis (18/9) membatalkan rencana untuk mempertimbangkan pembangunan area pemakaman khusus, yang sebelumnya ia dorong sebagai bagian dari upaya menarik lebih banyak pekerja asing.


Keputusan mundur ini muncul setelah muncul gelombang penolakan meski juga ada dukungan di media sosial. Pihak yang menolak menilai rencana itu terlalu mengakomodasi warga asing dengan kebiasaan berbeda dari mayoritas orang Jepang.


Dengan semakin banyaknya umat Muslim di Jepang, kebutuhan akan lahan pemakaman yang sesuai dengan keyakinan mereka kian meningkat, terutama di negara yang umumnya menganut tradisi kremasi.


Dalam rapat majelis prefektur, Murai menyampaikan bahwa para kepala pemerintah daerah di Miyagi menolak rencana tersebut. Ia menyebut realisasinya akan “sangat sulit dilakukan.” Kepada wartawan, ia menambahkan bahwa sebagian pemimpin lokal khawatir warganya tidak akan menerima keberadaan pemakaman semacam itu.


Saat ini, tidak ada satu pun prefektur di kawasan Tohoku, termasuk Miyagi, yang memiliki pemakaman untuk penguburan.


Meski membatalkan rencana, Murai menegaskan pemerintah prefektur tetap berkomitmen menarik tenaga asing untuk mengatasi masalah depopulasi.


Murai, yang kini menjabat periode kelima, juga tengah mencalonkan diri kembali sebagai gubernur independen. Sementara itu, partai populis Sanseito, yang belakangan meraih dukungan dengan slogan “utamakan rakyat Jepang” serta retorika kontroversial soal imigrasi, berencana mengajukan calon dalam pemilihan gubernur 26 Oktober mendatang.


Di bawah kepemimpinan Murai, Miyagi menandatangani nota kesepahaman dengan pemerintah Indonesia pada 2023 untuk mendatangkan tenaga kerja demi mendukung industri lokal.


Sebelumnya, dalam rapat majelis pada Oktober tahun lalu, Murai sempat mengungkapkan gagasan soal pemakaman khusus tersebut. Ia mengatakan, “Kami memperkirakan akan ada peningkatan jumlah orang yang mempraktikkan berbagai agama. Salah satu tantangan besar adalah bagaimana menghadapi situasi ketika mereka meninggal.”


Source : mainichi

map
KarirJepang blog

other_news

blog

KP2MI Gagalkan 51 Calon Pekerja Migran I...

ementerian Pelindungan Pekerja Migran indonesia menggagalkan keberangkatan 51 calon pekerja migran I...

blog

Penampungan Calon PMI Ilegal di Bogor Di...

Polisi menggerebek rumah di kawasan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang diduga dijadikan tem...

blog

“Peringatan Khusus Serangan Panas” A...

Mulai hari Rabu hingga 21 Oktober, pemerintah Jepang akan memberlakukan sistem “peringatan khusus ...

blog

Dari Tambang ke Pasar Kerja Jepang, BUMA...

Indonesia masih menghadapi tantangan signifikan dalam penyediaan lapangan kerja bagi generasi muda. ...

blog

Upaya Pemulihan Berlangsung di Wilayah T...

Upaya pemulihan tengah dilakukan di sejumlah wilayah di Prefektur Nagano, Jepang bagian tengah, yang...

blog

Buka Peluang Magang ke Jepang dan Taiwan...

Jakarta: Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) secara resmi menjalin kolaborasi s...

map
KarirJepang.id

our_partners