Top
62-811-9696-9166 - Raya
news

32 PMI Dideportasi dari Malaysia Tiba di Dumai, Jalani Pemeriksaan dan Proses Pemulangan

13 Apr 2026 - oleh : KarirJepang.id


32 PMI Dideportasi dari Malaysia Tiba di Dumai, Jalani Pemeriksaan dan Proses Pemulangan

Sebanyak 32 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Malaysia tiba di Pelabuhan Internasional Dumai, Sabtu (11/4/2026). Kedatangan ini menjadi gelombang deportasi perdana pasca perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah Riau.


Setibanya di pelabuhan menggunakan kapal feri, para PMI langsung menjalani serangkaian pemeriksaan oleh tim gabungan. Proses tersebut meliputi verifikasi dokumen keimigrasian serta pemeriksaan kesehatan oleh petugas guna memastikan kondisi dan status mereka.


Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh PMI dalam kondisi sehat dan tidak mengalami keluhan medis serius. Dengan demikian, mereka dinyatakan layak untuk melanjutkan ke tahap penanganan berikutnya.


Penanganan selanjutnya dilakukan oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Riau bersama Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Dumai. Para PMI mendapatkan pendampingan berupa pendataan, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga fasilitasi administrasi selama masa transit.


Selain itu, mereka juga difasilitasi untuk registrasi IMEI perangkat komunikasi melalui layanan Bea Cukai agar tetap dapat digunakan di Indonesia. Seluruh PMI kemudian ditempatkan sementara di Rumah Ramah PMI Dumai sebelum dipulangkan ke daerah asal.


Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan, menegaskan komitmen negara dalam memberikan perlindungan penuh kepada para pekerja migran.


“Setiap PMI yang dipulangkan tetap menjadi tanggung jawab negara. Kami pastikan mereka mendapat pelayanan yang layak, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga pemulangan yang aman,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur bekerja ke luar negeri melalui jalur ilegal karena berisiko tinggi terhadap masalah hukum dan kemanusiaan.


Dari total 32 orang, terdiri dari 23 laki-laki dan 9 perempuan, mayoritas berasal dari Sumatera Utara, serta sebagian dari Aceh dan Riau. Saat ini, mereka masih menjalani masa transit sambil menunggu proses pemulangan ke daerah masing-masing.






Sumber;

https://www.beritariau.com/

map
KarirJepang blog

other_news

blog

Kuil di Kyoto Larang Pengunjung Mengenak...

Pengunjung kuil berusia 600 tahun dilarang mengenakan pakaian tradisional menyusul masalah yang dise...

blog

Japan Railways Mengumumkan Tiket Kereta ...

Cara yang bagus untuk menjelajahi rute-rute tersembunyi di Jepang pada musim gugur ini.Anda dapat be...

blog

Pria Asal Indonesia Bekerja di Kapal Pen...

ECHIZEN, Fukui -- Seorang pria Asal Indonesia berusia 19 tahun sedang bekerja keras di kapal penangk...

blog

Survei: 35% Anak Muda Lajang di Jepang M...

Tiga puluh lima persen anak muda yang belum menikah (未婚, mikon) di Jepang mengatakan mereka tida...

blog

Pembukaan Tempat Baru! OSAKE dan WORLD O...

Senang rasanya melihat Tokyo kembali hidup dan rasanya hampir seperti kita kembali normal dengan ban...

blog

Apakah Izin Tinggal Tetap di Jepang Masi...

Selama bertahun-tahun, Izin Tinggal Tetap di Jepang atau Permanent Residency (永住権, eijuuken / ...

map
KarirJepang.id

our_partners