Top
62-811-9696-9166 - Raya
news

KP2MI Perkuat Kompetensi Calon Pekerja Migran Berstandar Global

10 Apr 2026 - oleh : KarirJepang.id


KP2MI Perkuat Kompetensi Calon Pekerja Migran Berstandar Global

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) terus memperkuat kompetensi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) agar mampu bersaing di pasar global. Upaya ini dilakukan melalui berbagai program strategis peningkatan keterampilan dan kesiapan kerja.


Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmad Tawalla saat meninjau PT Wihe Yeon Gyo Indonesia di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis, 9 April 2026.


Dalam kunjungannya, Dzulfikar menyebut sejumlah Calon Pekerja Migran Indonesia telah menyelesaikan tahap akhir pelatihan (upskill) dan dinyatakan siap 100 persen untuk ditempatkan di Korea Selatan.


"Saat ini, mereka sudah berada di tahap akhir pelatihan dan siap diberangkatkan. Ini bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan kualitas tenaga kerja kita sesuai standar global," ujar Dzulfikar.



Ia menegaskan peningkatan kompetensi Calon Pekerja Migran Indonesia merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah, kata dia, menaruh perhatian besar pada penguatan keterampilan teknis (hard skills) seperti welder, perawat, hingga sektor hospitality, serta kemampuan dasar dan penguasaan bahasa.


"Bapak Presiden sangat konsen terhadap peningkatan skill dasar dan bahasa. Melalui program 'SMK Go Global', kita memastikan calon pekerja mendapatkan pelatihan yang layak dan berkualitas," kata Dzulfikar.


Dzulfikar juga menyoroti keunggulan pekerja migran Indonesia di kancah internasional, terutama dalam hal sikap dan etos kerja. Berdasarkan pengalamannya meninjau beberapa negara Eropa seperti Slovakia dan Polandia, Pekerja Migran mendapat apresiasi tinggi dari pemberi kerja.


Menurutnya, terdapat tiga keunggulan utama Pekerja Migran, yakni sikap yang baik dalam berkomunikasi, solidaritas antarpekerja yang kuat, serta etos kerja tinggi, termasuk kedisiplinan dan kesiapan bekerja lembur.


"Ini yang membuat kita dihargai. Bahkan di Bratislava, gaji welder bisa mencapai Rp60 juta hingga Rp80 juta per bulan," jelasnya.


Ia pun mendorong para calon Pekerja Migran tidak hanya bekerja, tetapi juga menyerap ilmu dan pengalaman selama di luar negeri untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat saat kembali ke Tanah Air.


"Jangan hanya bekerja, tapi serap ilmunya. Kita harapkan ke depan akan lahir lebih banyak tenaga terlatih dari transfer pengetahuan ini," imbuhnya.


Di akhir arahannya, Dzulfikar menegaskan bahwa menjadi pekerja migran merupakan tugas mulia karena berkontribusi langsung terhadap kesejahteraan keluarga dan peningkatan devisa negara.


"Pemerintah berkomitmen untuk terus mengutamakan pelindungan bagi seluruh pekerja migran Indonesia," pungkas Dzulfikar.






Sumber;

https://www.metrotvnews.com/

map
KarirJepang blog

other_news

blog

Permintaan Pekerja Migran Bergeser dari ...

DIREKTUR Pembinaan Kelembagaan Vokasi Pekerja Migran Indonesia, Kementerian Perlindungan Pekerja Mig...

blog

Perkuat Pelindungan PMI, Bupati Kobar Te...

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mempertegas komitmennya dalam meningkatkan pelindung...

blog

Gestur Bangga Prabowo saat Menyalami Sug...

Presiden RI Prabowo Subianto menunjukkan gestur bangga terhadap Sugianto, seorang pekerja migran Ind...

blog

Dua Orang Wanita Asal Jawa Barat Hendak ...

Praktik penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) secara ilegal kembali terungkap di ruang sidang Pe...

blog

Wamen P2MI Ingatkan CPMI Jaga Reputasi I...

Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani, memberikan pembekalan d...

blog

KUR Penempatan PMI Diluncurkan, Pekerja ...

Pemerintah melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) meluncurkan Program Kredi...

map
KarirJepang.id

our_partners