Top
62-811-9696-9166 - Raya
news

Kisah 5 WNI di Jepang Selamatkan Nenek 80 Tahun yang Terperosok ke Parit Saat Cuaca Dingin

02 Feb 2026 - oleh : KarirJepang.id


Kisah 5 WNI di Jepang Selamatkan Nenek 80 Tahun yang Terperosok ke Parit Saat Cuaca Dingin

Aksi kemanusiaan yang mengharukan kembali ditunjukkan oleh para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Jepang. Lima orang perempuan WNI yang bekerja di sektor pertanian mendapat apresiasi resmi dari Kepolisian Kumamoto setelah menyelamatkan seorang lansia Jepang berusia 80 tahun.


Peristiwa ini terjadi di wilayah Minami-ku, Kota Kumamoto, pada 15 Januari 2026 sekitar pukul 20.30 waktu setempat. Saat itu, suhu udara sangat ekstrem mencapai 10 hingga 11 derajat Celsius.


Kronologi Penyelamatan di Tengah Suhu Dingin


Kejadian bermula saat tiga orang pekerja migran, yakni Pujiatun (Cilacap), Widyawati Firda Saputri (Cilacap), dan Novita Rohmah Danti (Banyumas), sedang bersepeda.


Mereka melihat seorang nenek berdiri mematung di dalam parit dalam kondisi tanpa sarung tangan dan penutup kepala.


"Sang nenek terdengar minta tolong, 'tasukete tasukete'. Lalu kita berhenti saat bersepeda dan langsung membantu sang nenek," ujar Novita sebagaimana dikutip dari Tribunnews, Minggu (1/2/2026).


Menyadari situasi darurat, mereka segera memanggil dua rekan lainnya yang fasih berbahasa Jepang, yaitu Nira Nur Marisa (Purwakarta) dan Elly Widyawati (Ponorogo).


Nira dan Elly sempat berlari menuju Koban (pos polisi kecil) terdekat yang berjarak 10 menit. Namun, pos tersebut kosong dan hanya meninggalkan instruksi untuk menghubungi nomor darurat 110.


Melindungi Korban dengan Jas Hujan


Sembari menunggu bantuan polisi tiba, kelima WNI ini melakukan tindakan penyelamatan pertama untuk mencegah sang nenek terkena hipotermia. Mereka menyelimuti tubuh lansia tersebut dengan jas hujan, topi, dan sarung tangan milik mereka.


"Bahkan kita kasih sarung tangan dan topi biar tidak kedinginan. Kakinya pun kita tutupi dengan jas hujan pula," ungkap para pekerja migran tersebut.


Sekitar 30 menit kemudian, petugas kepolisian tiba di lokasi. Karena sang nenek tidak mengingat alamat rumahnya, polisi meminta korban menuliskan namanya dalam aksara Kanji untuk proses identifikasi sebelum akhirnya dibawa oleh ambulans untuk penanganan medis.


Mendapat Penghargaan Kansha-jo


Aksi heroik ini tidak berhenti di sana. Kejadian tersebut dilaporkan oleh polisi kepada perusahaan tempat mereka bekerja, yaitu Fasilitas Sortir Sayuran Kota Kumamoto JA (Japan Agricultural Cooperatives).


Pada 29 Januari 2026, kelima WNI tersebut diundang secara resmi ke Kantor Kepolisian Kumamoto Minami. Mereka menerima penghargaan Kansha-jo (surat apresiasi resmi) atas keberanian dan empati tinggi yang mereka tunjukkan.


Pimpinan perusahaan, Uchida, mengaku bangga atas tindakan karyawannya. Menurutnya, para WNI tersebut memang dikenal rajin dalam bekerja memproses komoditas pertanian seperti terong, melon, hingga paprika.


"Mereka memang bekerja dengan rajin dan sangat baik, kami senang sekali. Di sini kami mempekerjakan 24 orang Indonesia sejak 2023 hingga kini," tutur Uchida.


Di balik aksi heroik tersebut, kelima srikandi Indonesia ini memiliki mimpi besar di Negeri Sakura. Selain ingin menabung untuk memberangkatkan orang tua umrah dan membangun usaha peternakan di tanah air, mereka memiliki target karier yang sama.


Saat ini, mereka berada di level Tokutei Ginou 1 (pekerja terampil spesifik) dan berambisi untuk naik ke tingkat Tokutei Ginou 2 (TG2) agar bisa bekerja lebih lama dan membawa keluarga ke Jepang.






Sumber;

https://www.kompas.com/

map
KarirJepang blog

other_news

blog

Kuil di Kyoto Larang Pengunjung Mengenak...

Pengunjung kuil berusia 600 tahun dilarang mengenakan pakaian tradisional menyusul masalah yang dise...

blog

Japan Railways Mengumumkan Tiket Kereta ...

Cara yang bagus untuk menjelajahi rute-rute tersembunyi di Jepang pada musim gugur ini.Anda dapat be...

blog

Pria Asal Indonesia Bekerja di Kapal Pen...

ECHIZEN, Fukui -- Seorang pria Asal Indonesia berusia 19 tahun sedang bekerja keras di kapal penangk...

blog

Survei: 35% Anak Muda Lajang di Jepang M...

Tiga puluh lima persen anak muda yang belum menikah (未婚, mikon) di Jepang mengatakan mereka tida...

blog

Pembukaan Tempat Baru! OSAKE dan WORLD O...

Senang rasanya melihat Tokyo kembali hidup dan rasanya hampir seperti kita kembali normal dengan ban...

blog

Apakah Izin Tinggal Tetap di Jepang Masi...

Selama bertahun-tahun, Izin Tinggal Tetap di Jepang atau Permanent Residency (永住権, eijuuken / ...

map
KarirJepang.id

our_partners